Dari Nabi Mari Ingatkan Diri

Jika harus resah,

gelisah saja engkau seperti Ibrahim. Bermesra padaNya lalu minta ditunjukkan keajaiban dan kebenaran janjiNya.

Jika harus takut,

tercekamlah kau seperti Musa. Di depan tiran, tergagap tercekap, tetapi Alloh perkasa tempat bergantungya.

Jika harus lari,

pergilah seperti Yunus; sanggupkan diri menerima taqdir, lalu musibah jadi renung penagkuan dan pinta ampunan.

Jika harus bersalah,

khilaflah kau seperti Adam. Sergap kesadaran diikuti keberanian tuk mengaku keliru dan jalani amanah baru.

Jika harus tergoda,

berdebarlah kau bagai Yusuf, kejelitaan kuasa merayu dan kau sebenarnya mau, tapi kau lari tersobek bajumu.

Jika harus minta keringanan, merengeklah bagai Ayyub; mohon disisakan lisan dan hati mendzikir Allah saat sakit rontokkan jasad.

2 thoughts on “Dari Nabi Mari Ingatkan Diri

Tinggalkan pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s